ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
![]() |
| TERNYATA..!! Mengintip Pabrik Pemberi "Like" Palsu di Media Sosial. |
KOMPAS.com
- Di dunia media sosial, jumlah "like" merupakan
parameter penting yang diburu oleh para vendor untuk mengiklankan barang
dagangan masing-masing.
Oleh
karena itu, muncul pula cara tak jujur mengumpulkan jempol lewat penyedia jasa like palsu
yang bukan berasal dari pengguna sungguhan. Para pelakunya memanfaatkan
fenomena pengejaran like ini dan bisa
memberikan like artifisial.
Vendor
membayar uang ke penyedia like palsu, lalu
memperoleh sejumlah like sesuai dengan kesepakatan. Seperti apa cara kerja para
pemberi like palsu? Sebuah video yang beredar di internet belakangan ini
memperlihatkan jawabannya.
Video tersebut direkam oleh seseorang dari Rusia yang mengunjungi
tempat berjuluk "click farm" di China. Di sinilah "pabrik"
tempat dibuatnya berbagai like, rating, atau ranking
palsu untuk aneka aplikasi mobile dan posting di media sosial.
Rekaman video memperlihatkan sebuah ruangan yang penuh berisi
ponsel. Perangkat-perangkat tersebut disusun di rak-rak khusus dan tersambung
ke kabel, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Daily
Mail, Senin (22/5/2017).
Ada
beberapa orang yang duduk di depan komputer dan tampaknya tidak menjalankan
ponsel-ponsel secara manual. Kemungkinan perangkat-perangkat itu berjalan
otomatis untuk memberikan like.
Sang
pembuat video mengklaim bahwa click farm di China itu mengoperasikan lebih dari
10.000 smartphone. Para penyedia
jasa like palsu semacam ini banyak terdapat di wilayah Rusia dan China dengan
pelanggan internasional.
Di
sisi lain, para pengelola media sosial belakangan mengambil sikap lebih keras
terhadap para pemberi like artifisial. Instagram, misalnya,
beberapa waktu lalu memaksa penutupan Instagress yang menawarkan komentar dan like otomatis dengan bot.

0 Response to "TERNYATA..!! Mengintip Pabrik Pemberi "Like" Palsu di Media Sosial."
Posting Komentar