ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
![]() |
| BIKIN GEMPAR..!! LSI Rilis Survei Peminat Negara Islam Indonesia, Hasil Mengejutkan. |
JAKARTA- Lingkaran Survei Indonesia (LSI)
Denny JA merilis survei tentang minat publik atas penerapan sistem negara Islam
Indonesia. Hasilnya, mayoritas responden tetap menginginkan Indonesia
menerapkan demokrasi Pancasila.
Peneliti LSI Andrian Sopa mengatakan, survei
bertitel Menegaskan dan Memperbaharui Demokrasi Pancasila digelar pada 5-10
Mei. Survei melibatkan 1.200 responden.
Hasilnya, hanya 8,7 persen responden yang
menginginkan Indonesia mengadopsi sistem negara Islam seperti di Timur Tengah.
Hal itu menarik karena mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam.
“Jadi hanya 8,7 persen yang menginginkan
Indonesia mengadopsi negara Islam. Padahal 85 persen penduduk Indonesia
muslim,” ujar Andrian saat merilis saat merilis hasil survei di kantornya,
Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (19/5).
Hasil survei LSI juga memperlihatkan hanya 2,3
persen responden yang menginginkan Indonesia menganut sistem liberal seperti
yang dipraktikkan di negara-negara barat. Kemungkinan kata liberal di belakang
kata demokrasi punya konotasi negatif dalam kesadaran mayoritas responden.
“Mayoritas responden atau mencapai 74 persen
menginginkan demokrasi Pancasila sebagai sistem negara dan parekat. Kata
Pancasila di belakang demokrasi sepertinya sudah sedemikian mengakar dalam
benak publik,” tutur Andrian.
Meski demikian, mayoritas respondan tak mau
praktik demokrasi Pancasila seperti era Orde Baru. Yakni demokrasi Pancasila
yang menerapkan Dwi Fungsi TNI, menjadikan presiden sebagai mandataris MPR, hingga
adanya fraksi utusan golongan.
Merujuk survei LSI, hanya 13,9 persen yang
menginginkan Indonesia kembali menganut sistem demokrasi Pancasila seperti pada
era Orde Baru. Sedangkan mayoritas responden tak ingin Indonesia kembali ke
pola demokrasi Pancasila era Orba.
“Ada 68,7 persen responden yang tidak
menginginkan hal tersebut (demokrasi Pancasila model Orba, red). Sedangkan 17,4
persen menjawab tidak tahu atau tidak menjawab,” ujar Andrian
LSI pun menyampaikan rekomendasi. LSI
mengusulkan agar demokrasi Pancasila menyerap aneka unsur demokrasi modern dan
prinsip-prinsip hak asasi manusia yang disahkan oleh PBB.
“Pemerintah juga harus lebih ekstra dan tegas
menjaga keberagaman dan persatuan, perlu undang-undang perlindungan umat
beragama dan Pancasila sebagai perekat perlu ditopang oleh agama Islam dan
agama-agama lainnya yang diakui di Indonesia,” ucap Andrian.
Survei digelar pada 5-10 Mei dengan
menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error dalam survei itu
lebih kurang 2,9 persen.

0 Response to "BIKIN GEMPAR..!! LSI Rilis Survei Peminat Negara Islam Indonesia, Hasil Mengejutkan."
Posting Komentar