ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
![]() |
| SUNGGUH TERLALU..!! Ketulusan yang Tersakiti Itu Kini Melahirkan Karma!!! |
Karma atau apalah bahasa kalian, saya hanya ingin menulis sebuah
kisah dimana saya menjadi saksi dari sebuah pengkhianatan.
Saya
tidak akan menulis detail, saya akan persingkat saja. Jadi ketika Pak Jokowi
sudah mulai dilirik Bu Mega, persoalan muncul karena PDIP hanya punya 11 kursi
( kalau tdk salah) jadi tidak bisa mendafatar sendiri , diperlukan 4 kursi
lagi.
Pak Jokowi yg tdk begitu mengenal orang politik dan punya uang
utk memberi mahar partai politik, akhirnya menghubungi Hasjim Djojohadikusumo
yg tak lain adalah adik Pak PS, untuk mendukungnya karena Gerindra punya 6
kursi.
Ternyata
meski kursi sudah cukup utk mendaftar, namun Bu Mega masih belum memberikan
restu untuk Jokowi ( kala itu belum ada pasangannya). Lalu Prabowo-lah yg
berjibaku melobi Megawati agar PDIP mau mencalonkan Jokowi.
Untuk
meyakinkan Bu Mega, Prabowo kemudian mengajak JK utk memastikan bahwa, ia ( Prabowo
yg akan mencari dananya) , karena waktu itu alasan Bu Mega tidak mencalonkan
Jokowi karena PDIP gak punya modal untuk membiayai Jokowi.
Saat
restu Megawati sudah dikantongi, persoalan muncul , siapa yg jadi wakilnya
Jokowi? Dan atas rekomendasi Hasjim Prabowo akhirnya menerima nama Ahok yg kala
itu hanya anggota komisi II DPR RI dari fraksi Golkar , yg juga mantan Bupati
Belitung Timur yg pernah Nyagub di Babel tapi gagal.
Saat
nama Ahok disodorkan Pak PS ke Bu Mega sebetulnya kurang sreg, dan lebih sreg
memilih satu nama (maaf tidak saya sebutkan). Bahkan Jokowi terang -terangan
keberatan berpasangan dengan Ahok
Kok
saya tahu ? Sekitar pukul 10 malam sebelum esok mendaftar ke KPU. Jokowi
menilpon saya dan curhat soal keberatannya berpasangan dengan Ahok. Lalu saya
mendorong dia (Pak Jokowi) utk menerima, karena dia pilihan Prabowo, saya
khawatir kalau Pak Jokowi pilih sendiri, nanti Gerindra batal memberikan
kursinya. Setelah panjang lebar saya bicara dengan Pak Jokowi ( nomer tlp saya
masih sama, kalau saya bohong pasti masih ada rekamannya yg bisa dibuka),
akhirnya Pak Jokowi legowo menerima Ahok sebagai pasangannya.
Sekedar informasi teman, sebelum akhirnya Prabowo pindah ke lain
hati dukung Jokowi dan bawa Ahok sebagai wakilnya, Gerindra sudah mendukung
(menandatangani surat dukungan ) untuk mendukung Foke dengan janji mahar yg
tidak kecil.
Sikap
Prabowo yg malah mati -matian mendukung Jokowi dan Ahok, membuat pengurus DPP
Gerindra kalang kabut, karena sudah berjanji dan teken mendukung Foke.
Prabowo
ngotot mendukung Jokowi dan Ahok, dengan alasan karena keduanya masih muda ,
berasl dari daerah , dan dalam kaca mata Prabowo memiliki hati “merah putih” ,
dimana Prabowo berharap bisa membawa kemajuan bagi Jakarta.
Puluhan
milir uang Hasjim (adik Prabowo) dan juga uang pribadi Prabowo digunakan untuk
memenangkan pasangan ini. Dan luar biasa dengan dana yg tidak apa-apanya
dibanding Foke, lewat tangan dingin Prabowo yg kala itu masih punya hubungan
“mesra” dengan Megawati, maka pasangan ini akhirnya menang.
Namun apa akhirnya yg diterima Prabowo ??? Sebuah pengkhianatan. Pengkhianatan pertama terjadi saat Ahok keluar dari Gerindra dengan statement-statment yg sangat menyudutkan Gerindra, kemudian yg kedua, Ahok yg tadinya NOTHING dan diangkat derajatnya oleh Prabowo jadi Wakil Gubernur DKI, ternyata tidak mendukung Prabowo saat Pilpres, tetapi malah mendukung Jokowi saat Pilpres.
Lihat
di foto yg saya sertakan, betapa tulus dan bangganya Prabowo saat menerima Ahok
di rumahnya, tak lama setelah Ahok dilantik jadi Wagub. Dan saat Ahok datang ke
Hambalangkemudian bertanya pada Prabowo,
Pak
Prabowo minta apa karena sudah membantu dia jadi Wagub ? Prabowo menggeleng
tegas sambil mengatakan, “Saya tidak minta apa-apa, jadilah Anda Pejabat yg
baik , pejabat yg tidak korup dan mencintai rakyat ” ujar Prabowo dengan suara
luar biasa tulus dan bijak bak seorang ayah pada anaknya. Tak hanya itu,
Prabowo juga berpesan bahkan kalau ada orang2 Gerindra yg minta proyek , ia
minta Ahok lapor kepadanya.
Teman, namun ketulusan itu akhirnya dibalas air tuba, namun
Prabowo tidak pernah marah atau membalas atas pengkhiantan itu, bahkan saat
kemarin Ahok sudah kalah, dia meminta pendukungnya untuk tidak mengolok -olok
Ahok.
Ahok
yg bukan siapa-siapa kemudian menjadi legendaris karena ketulusabn Prabowo yg
mengangkatnya, namun kemudian mengkhianati Prabowo dan keluarganya, kini berada
di Cipinang.
Ini
pembelajaran kita semua, jangan pernah menjahati atau berkhianat pada orang yg
tulus ikhlas membantu kita.
Dalam
hal ini Prabowo sendiri tidak memiliki dendam, karena dia pernah bilang saking
sering dikhianati ia sudah resisten terhadap rasa sakit. Bahkan ia selalu
memaafkan siapa saja yg menyakitinya.
Namun Allah tentu tidak begitu saja menerima hambanya yg tulus
dikhianati, apakah kini Ahok menerima sebuah KARMA atas kebaikkan dan ketulusan
seorang Prabowo? Allahualam…
Pesan
saya hati-hati saja yg sudah berkhianat pada Pak PS, siapa tau akan menyusul
seperti halnya Ahok….
Oleh
Nanik S Deyang [obi] | OPINIBANGSA

0 Response to "SUNGGUH TERLALU..!! Ketulusan yang Tersakiti Itu Kini Melahirkan Karma!!!"
Posting Komentar